Showing posts with label AUTOMOTIF. Show all posts
Showing posts with label AUTOMOTIF. Show all posts

Tuesday, September 20, 2016

Motor Empat Langkah

Setelah kita mengetahui prinsip kerja motor dua langkah, sekarang saya akan menjabarakan motor empat langkah. Baikalah, Motor empat langkah membutuhkan empat kali putaran untuk melakukan satu siklus di dalam silinder. Setiap silinder Membutuhkan empat langkah torak/piston pada dua putaran poros engkol untuk melengkapi siklusnya. prinsip kerja motor empat langkah adalah sebagai berikut.


  1. Langkah Hisap, dengan posisi piston di TMA dan berakhir dengan posisi piston di TMB, yang mana menghisap campuran segar ke dalam silinder. Untuk mengingkatkan massa campuran yang dihisap, katup masuk terbuka sesaat sebelum langkah hisap dimulai dan menutup setelah berakhirnya langkah tersebut.
  2. Langkah Kompresi, ketika kedua katup tertutup dimana campuran di dalam silinder dimampatkan dan volumenya diperkecil. Menjelang akhir langkah kompresi, pembakaran diaktifkan dan tekanan silinder naik dengan cepat.
  3. Langkah Daya atau Langkah Ekspansi, dengan posisi torak di TMA dan berakhir di TMB ketika temperatur dan tekanan gas yang tinggi mendorong torak ke awah dan memaksa poros engkol untuk berputar. Ketika piston mendekati TMB, katup buang terbuka untuk mengawali proses buang dan tekanan silinder turun mendekati tekanan buang.
  4. Langkah Buang, dimana sisa gas yang dibakar keluar dari silinder disebabkan tekanan silinder yang pada hakikatnya lebih tinggi dibanding dibanding tekanan buang. gas kemudian di dorong keluar oleh piston ketika bergerak ke arah TMA. Ketika piston mendekati TMA, katup masuk terbuka. Sesaat setelah TMA, katup buang menutup dan siklus berulang ulang terus.
Untuk memperoleh keluaran daya yang lebih tinggi dari ukuran motor yang ditentukan, dan desain katup yang lebih sederhana, dikembangkan siklus dua langkah juga dapat digunakan baik untuk motor pengapian percikan maupun pengapian kompresi.

Tuesday, April 5, 2016

Motor Bakar Dua Langkah

Setelah kita mengetahui Klasifikasi motor bakar Torak berdasarkan Susunan Silider sekarang saya akan membahas tentang Siklus operasi Motor, motor pembakaran dalam, baik motor bensin ataupun motor diesel, dibedakan dalam 2 (dua) yaitu :
  • Motor bakar 2 (dua) Langkah
  • Motor bakar 4 (empat) Langkah
Motor Bakar Dua Langkah
Motor ini hanya membutuhkan satu kali putaran poros engkol untuk menyelesaikan satu siklus di dalam silinder. kerja atau langkah daya dihasilkan pada setiap putaran poros engkol. Motor dua langkah beroperasi tanpa katup. Sebagai pengganti katup, kebanyakan mesin dua langkah menggunakan lubang saluran di dinding silinder yang di buka dan ditutup oleh piston/torak ketika bergerak naik turun di dalam silinder. Beberapa motor dua langkah menggunakan katup pasif atau kelopak penutup yang disebut sebagai katup buluh untuk membantu menutup bak engkol setelah campuran udara/bahan bakar dihisap.

Jika pada proses motor empat langkah berlangsung di atas piston/torak, maka motor dua langkah juga memanfaatkan area dibawah piston/torak (crankcase) untuk mempercepat operasi.
Proses kompresi pada motor dua langkah terjadi dua kali setiap putaran. Kompresi pertama atau pre-compression berlangsung di dalam blok engkol, di mana campuran udara-bahan bakar ditarik ke dalam bak engkol dan selanjutnya dikompresi melalui gerakan engkol dan masuk ke uang bakar. Kompresi kedua berlangsung didalam silinder dan ruang bakar sehingga dihasilkan tekana tinggi untuk menyalakan campuran dari bahan bakar dan udara dengan bantuan dari busi yang memercikkan bunga api, sampai terjadi ledakan sehingga piston bergerak kebawah.

1. Langkah Hisap
Saat piston bergerak menuju ke (Titik Mati Atas) TMA atau setengah putaran pertama atau 180 derajat, terjadi kevakuman diruang engkol (bagian bawah piston) dan saluran masuk terbuka. Karena adanya beda tekanan tersebut, udara luar dihisap masuk dan bercampur dengan bahan bakar di karburator yang selanjutnya masuk ke ruang engkol dan proses ini disebut dengan langkah Hisap.

2. Pre-compression
Saat piston bergerak ke bawah atau TMB (Titik Mati Bawah) setengah putaran kedua atau 180 derajat menutup lubang saluran masuk dan meremas (squeezes) campuran udara-bahan bakar didalam bak engkol sehingga tekanan meningkat. Saat piston terus bergerak kebawah, saluran transfer pada silinder terbuka. Campuran bertekanan didesak naik ke atas di atas piston. Pada titik ini, saluran buang di dinding silinder di seberang saluran transfer juga terbuka.

3. Langkah Kompresi
Piston bergerak ke TMA atau menutup saluran transfer dan buang dan memanpatkan campuran udara-bahan bakar kedalam ruang bakar.

4. Langkah Usaha/Daya
Tepat sebelum mencapai TMA, busi menyalakan campuran udara dengan bahan bakar dan tekanan tinggi yang diciptakannya mendorong torak ke TMB untuk melakukan langkah daya/usaha.

5. Langkah Buang
Saat piston bergerak ke bawah atau TMB melakukan langkah daya/usaha. saluran buang dan campuran yang masuk dari saluran transfer membantu mendorong gas hasil dari pembakaran keluar dari ruang bakar mesin dan proses ini disebut Pembilasan.

Sekian Artikel Motor Bakar Dua Langkah semoga bermanfaat dan tunggu Artikel selanjutnya.

Saturday, April 2, 2016

Klasifikasi Motor Bakar Torak Berdasarkan Susunan Silinder

Disini saya akan menceritakan secara singkat Klasifikasi Motor Bakar Torak Berdasarkan Susunan Silinder. berikut adalah klasifikasinya.

Berdasarkan susunan dari silindernya, pada umumnya Motor Bakar Torak debedakan menjadi :


1. Motor Bakar Torak Sebaris (in-line)

Gambar di atas menunjukkan bahwa motor yang pistonnya disusun berderet satu sama lain. Model ini adalah desain paling umum, membutuhkan banyak ruang karena panjang blok silinder yang diperlukan untuk tempat torak, terutama pada motor dengan jumlah silinder empat atau lebih dari empat.

2. Motor Bakar Torak V


Silinder ditata dalam bentuk huruf V. poros engkol dapat dibuat lebih pendek dan lebih kompak. Ketika penyalaan (firing) terjadi pada setiap deretan piston dalam satu baris (bank ), mereka membantu untuk menyeimbangkan satu sama lain dan menyediakan kelancaran dalam pengiriman tenaga.

3. Motor Bakar Torak Datar (flat engine)


Kadang-kadang disebut motor boxer atau motor horizontal berlawanan. Pada motor jenis ini, torak ditata mendatar di setiap sisi poros engkol. Ini berarti pada motor empat silinder horizontal berlawanan akan terdapat dua torak di setiap sisi poros engkol. Sebuah mesin datar menyediakan pusat gravitasi rendah dan pergerakan poros engkol relatif singkat karena hanya ada dua piston berdampingan. ini membuat mesin menjadi kompak.

Sekian dulu artikelnya, semoga bermanfaat. tunggu artikel selanjutnya.

iklan

 

Copyright © TEKNIK MESIN ZONE. All rights reserved. Template by T M Z